Analisis Pendukung SWOT

Setelah pada artikel terdahulu saya membahas gambaran umum mengenai analisis SWOT, pada bagian ini saya akan bahas mengenai analisis yang diperlukan sebelum dapat dijadikan input bagi menganalisis SWOT tersebut.

Pengamatan dan Analisis Lingkungan

Pengamatan dan analisis lingkungan ini terbagi atas dua bagian, yaitu bersifat eksternal dan internal. Tujuan pengamatan lingkungan adalah untuk melihat peluang pemasaran baru. Peluang pemasaran adalah suatu daerah kebutuhan pembeli dimana perusahaan dapat beroperasi secara menguntungkan. Analisis lingkungan ini akan memberikan hasil yang lebih baik jika dibarengi dengan melakukan analisis PEST. Peluang dapat digolongkan menurut daya tariknya dan kemungkinan keberhasilannya. Kemungkinan keberhasilan unit bisnis tergantug pada kekuatan bisnisnya yang tidak hanya sesuai dengan persyaratan berhasil di pasar sasaran tersebut, namun juga harus lebih unggul dari pesaingnya. Kompetensi saja belum berarti keunggulan kompetitif. Unit bisnis yang paling berhasil adalah unit bisnis yang dapat menciptakan nilai pelanggan lebih tinggi dan mempertahankannya dalam jangka panjang

Analisis PEST

Analisis lingkungan bisnis unit merupakan hal yang sangat penting dilakukan sebelum memulai proses tahapan marketing. Analisis lingkungan sebaiknya dilakukan secara terus-menerus. Analisis lingkungan sebagai tahap awal proses analisis SWOT ini mampu ditunjang oleh keberadaan analisis PEST (Political, Economic, Social/sociocultural, Technological), dimana analisis ini akan menganalisis lingkungan secara makro perihal perkiraan kondisi politik yang sedang dan akan terjadi selama kurun waktu tertentu, kondisi ekonomi negara, kehidupan sosial yang terbentuk dari kondisi politik dan ekonomi, percepatan berkembangnya teknologi saat ini.

PEST-Analysis.png

Analisis Lingkungan Internal

Analisis lingkungan internal ini terdiri dari:

Kekuatan

Merupakan faktor-faktor yang telah dilakukan dan atau dimiliki oleh unit bisnis dalam menjalankan usahanya.

Pada poin kekuatan ini hal-hal dapat dianggap mewakili sebagian atau seluruhnya melalui pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. Kemampuan apa yang dimiliki unit bisnis kita?
  2. Seperti apa advantage of proposition yang kita miliki?
  3. Resources seperti apa saja yang kita miliki (keuangan, personel, aset-aset, dll.) serta seberapa jauh kemampuan resources tersebut mampu mendukung pengembangan usaha kita?
  4. Kemampuan, pengetahuan, data, maupun pengalaman seperti apa yang saat ini telah dimiliki dan mampu langsung diimplementasikan dalam unit bisnis kita?
  5. Bagaimana kemampuan pengelolaan keuangan kita?
  6. Bagaimana kemampuan kita dalam pengaturan marketing mulai dari pembentukan program, distribusi, dll.?
  7. Berada di mana kah lokasi unit usaha kita dijalankan?
  8. Sistem seperti apa yang akan atau telah dijalankan (IT, communication, systems,dll.)?
  9. Apakah iklim budaya, kebiasaan, maupun sikap masyarakat setempat dapat menunjang kelangsungan usaha?
  10. Bagaimana kita mengatur harga, nilai, dan kualitas yang terjaga?
  11. Apa yang menjadikan produk usaha kita ini memiliki UPS (unique selling points)?
  12. Bagaimana manajemen yang akan atau sedang diterapkan saat ini serta bagaimana pengukuran kesuksesannya?

Kelemahan

Merupakan faktor-faktor yang belum dilakukan dan atau tidak dimiliki oleh unit bisnis dalam menjalankan usahanya.

Poin kelemahan ini dapat diwakilkan melalui pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

  1. Bagaimana disadvantages of proposition kita saat ini?
  2. Apakan manajemen kita menjadi kelemahan usaha yang sedang berlangsung?
  3. Apakah pengaturan keuangan yang akan atau sedang berjalan telah berlaku sebagaimana mestinya?
  4. Sejauh mana reputasi, hasil, dan nilai yang telah dicapai memberi kontribusi yang kecil atau malah membuat keburukan bagi image perusahaan?
  5. Apakah pencapaian target yang telah ditetapkan menjadi tidak terkendali?
  6. Apakan proses dan sistem kita berjalan dengan baik?
  7. Apakah moral, komitmen, dan kepemimpinan saat ini membawa kebaikan bagi kelangsungan usaha?
  8. Bagaimana kondisi cashflow dan start-up cash-drain kita saat ini?
  9. Bagaimana kondisi budaya, sikap, dan moral lingkungan usaha kita saat ini?
  10. Apakah produk kita memiliki kekurangan nilai kompetitif?

Analisis Lingkungan Eksternal

Setiap unit bisnis sangat perlu memantau stakeholder-nya guna mengetahui kekuatan lingkungan makro. Sering kali kekuatan yang bersifat makro ekonomi ini berpengaruh secara langsung terhadap unit bisnis, seperti halnya krisis ekonomi yang melanda Indonesia tahun 1998. Krisis finansial mampu mengubah keadaan negara secara menyeluruh. Tidak terhitung unit bisnis yang mengalami kebangkrutan, namun ada juga unit bisnis yang ternyata mampu survive dan berkembang dengan baik.

Analisis lingkungan eksternal ini terdiri dari:

Tantangan

Merupakan kondisi lingkungan eksternal yang mampu menstimulasi unit bisnis

Berikut ini merupakan daftar pertanyaan atas poin tantangan:

  1. Bagaimana pemetaan market share usaha kita saat ini?
  2. Berapa banyak pesaing usaha kita serta bagaimana karakter mereka?
  3. Bagaimana perkembangan industri atau trend lifestyle yang akan terjadi?
  4. Bagaimana perkembangan teknologi serta inovasi memberikan tantangan bagi perusahaan?
  5. Apakah akan dapat terbentuk pasar baru?
  6. Bagaimana perkembangan produk kita agar tetap memiliki USP atau kah membentuk USP yang baru?
  7. Setauh mana kita dapat menghimpun data dan penelitian yang dapat menunjang pengembangan usaha kita?
  8. Sejauh mana kita dapat membanguna relasi secara partnership dengan agensi atau distributor?
  9. Bagaimana iklim dan geografi lingkungan perusahaan memberikan tantangan baru?

 Ancaman

Merupakan kondisi lingkungan yang mampu memberikan tekanan terhadap unit bisnis

  • Political effects?
  • Legislative effects?
  • Environmental effects?
  • IT developments?
  • Competitor intentions – various?
  • Market demand?
  • New technologies, services, ideas?
  • Vital contracts and partners?
  • Sustaining internal capabilities?
  • Obstacles faced?
  • Insurmountable weaknesses?
  • Loss of key staff?
  • Sustainable financial backing?
  • Economy – home, abroad?
  • Seasonality, weather effects?

analisis-pendukung-swot

Kebutuhan/ syarat:

  1. Data & Informasi aktual (internal)
  2. Data pendukung (eksternal)

 

Sumber Data:

  1. Data Internal
  • Observasi Internal
  • Wawancara “Orang Dalam”
  • Statistik Internal
  • Survei Data
  • Kuesioner
  1. Data Eksternal
  • Observasi Lingkungan
  • Wawancara “orang Luar”
  • Statistik Independen
  • Survei Independen
  • Literatur
  • Internet

 

Syarat/ tata cara penulisan:

  1. Langsung (to the point)
  2. dibuat dalam bentuk poin-poin
  3. diurutkan berdasarkan tingkat prioritas
  4. singkat, padat, & jelas

 

analysis SWOT ini memuat hal-hal:

  • Breakdown SWOT
  • Bagan (matrix) SWOT
  • Kesimpulan
  • Prioritas
  • Ganntchart

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s